Tidak bisa dipungkiri lagi kalau tren travelling bagi Gen Z itu lebih simpel dan gak suka ribet. Tetapi yaang jadi catatan bagi Gen Z adalah Travelling harus aesthetic, sustainable, fleksibel, dan tentunya bisa diunggah ke media sosial seperti TikTok atau IG, tentunya tanpa adanya drama tas kelebihan berat.
Tipa Packing ala Gen Z lebih fokus ke minimalist, multi-purpose, eco-friendly, dan smart hacks yang bikin hidup lebih mudah. So bye-bye overpacking emotional support items, hello carry-on queen/king era!
![]() |
| Tips Packing ala Gen Z |
Untuk itu berikut tips packing travelling yang lagi hits di kalangan Gen Z tahun ini:
1. Mulai dengan Packing List Digital (No More Panic Packing)
Manfaatkan aplikasi seperti PackPoint atau Notes di HP. Kalian tinggal input destinasi, cuaca, dan aktivitas — app langsung kasih rekomendasi.
Jangan lupa untuk bikin video yang lahi trend bagi Gen Z saat akan travelling. Buat “Pack With Me” video sebelum packing. Rekam prosesnya sambil denger lo-fi atau playlist chill agar suasana makin bikin kamu lebih mindful dan gak lupa barang.
![]() |
| Packing bagi Gen Z |
Aturan simpel yang viral yaitu gunakan aturan ini: 5-4-3-2-1
Terdiri dari 5 tops, 4 bottoms, 3 pairs shoes, 2 outer/layers dan 1 dressy outfit (opsional)
Atau bisa juga untuk versi lebih ketat 3-3-3: 3 tops + 3 bottoms + 3 shoes. Cukup buat 1-2 minggu kalau kamu pinter mix-match.
2. Capsule Wardrobe yang Aesthetic & Versatile
Sebagian besar Gen Z cinta neutral tones (black, beige, white, grey, olive) hal ini bukannya tanpa alasan kaera memang ini bertujuan supaya semua bisa dipadupadankan.
Pilihlah bahan anti-kusut seperti linen, lyocell, merino wool, atau activewear breathable.
Hack viral: Sudoku Packing Method — susun 3 tops × 3 bottoms × 3 layers di pikiran (atau foto di HP). Bisa jadi puluhan outfit combo!
Layering is key: bawa hoodie oversized, light jacket, atau cardigan yang bisa dipakai multiple ways (airport outfit, malam dingin, atau casual day).
3. Teknik Packing yang Bikin Tas Muat Banyak (Tapi Tetap Ringan)
Rolling clothes + Packing Cubes adalah bestie bagi Gen Z. Compression cubes (yang bisa ditekan) bikin baju menyusut drastis.
Gunakan bag-ception: masukkan swimwear atau outfit pantai langsung ke tote bag yang akan dipakai di destinasi (hemat space + gak kusut).
Wear the bulkiest items di pesawat: sneakers tebal, hoodie, atau jeans.
Teknik “squish layer” atau Jenga packing: susun barang besar dulu, isi celah dengan yang kecil.
4. Toiletries & Skincare Ala Gen Z (Clean & Sustainable)
Ganti liquid ke solid toiletries (shampoo bar, conditioner bar, soap bar) — lebih eco-friendly, no spill, dan hemat space. Gunakan travel-size silicone bottles atau decant produk favoritmu.
Makeup: multifunction only! Lip tint yang bisa jadi blush, cushion compact, dan minimal 3-4 items.
Hack: pakai pill container kecil untuk cotton buds, hair ties, atau obat kecil.
5. Tech & Essentials yang Wajib (Digital Native Style)
![]() |
| Persiapan Paking saat Liburan |
Pastikan bawa powerbank kapasitas besar + charger multi-port + adapter universal.
AirTag di tas & koper (peace of mind).
Earbuds noise-cancelling, e-reader atau HP untuk entertainment.
Dokumen: scan semua ke Google Drive atau app wallet, tapi tetap simpan fisik di carry-on.
Reusable water bottle collapsible + tote bag lipat.
6. Mindset Gen Z: Travel Light, Live More
One Bag Travel adalah sebuah goals. Maksimal carry-on 7-10 kg + personal item. Hemat biaya bagasi + lebih mobile (gampang ganti hostel atau naik kereta).
Sustainability vibe: kurangi fast fashion, pilih barang yang bisa dipakai lama, dan beli souvenir lokal daripada bawa baju berlebih.
Pepatah Gen Z: “Lay out everything you think you need, then remove half of it. If you really need it, you can buy it there.” (Dan biasanya gak perlu kok).
Bonus: foto semua outfit sebelum packing biar di destinasi tinggal liat galeri HP.
Contoh Packing List Singkat untuk Weekend Trip (Gen Z Edition)
Tops: 3-4 basic tee/oversized shirt (neutral)
Bottoms: jeans baggy + shorts/cargo pants + 1 skirt
Shoes: sneakers comfy + sandals/slip-ons
Layers: hoodie + light jacket
Aksesoris: sunglasses, cap, jewelry minimal (necklace roll biar gak kusut)
Toiletries: solid set + skincare mini
Tech: phone, powerbank, earbuds
Dengan cara ini, tas kamu ringan, outfit selalu on point, dan kamu punya lebih banyak energi buat explore, foto-foto, dan bikin content. Travelling bukan tentang berapa banyak yang dibawa, tapi seberapa bebas kamu menikmati perjalanan.
Satu lagi Pro tips terakhir ala Gen Z:
Packing malam sebelum berangkat sambil denger podcast atau music, lalu tidur nyenyak. Besoknya tinggal grab tas dan gas!
Mau versi packing list untuk destinasi spesifik (pantai, gunung, city trip, atau winter)? Atau contoh capsule wardrobe aesthetic? Kasih tau aja di komentar.
Safe travels, stay aesthetic, and pack smart ya! #GenZTravel #CarryOnOnly #PackingHacks #tips



















