Lihat 10 Alasan Backpacker untuk Merubah Cara Pandang Kita

Lihat 10 Alasan Backpacker untuk Merubah Cara Pandang Kita


Sebagai seorang backpacker melakukan Travelling seperti ini merupakan suatu tantangan karena travelling ini tidak menggunakan jasa travel. Selain sangat menantang, bagi mereka hal itu adalah suatu keharusan untuk mendapatkan sensasi selama mereka melakukan Travelling.

Namun hal itu berbeda dengan kebanyakan penilaian orang mengenai Backpacker yang lebih kepada alasan untuk menghemat biaya travelling saja. Tidak heran karena lasan itu merupakan alasan klasik yang banyak dibicarakan banyak orang, padahal dibalik alasan itu masih banyak alasan lagi Mengapa melakukan Backpacker?

Bagi seorang Traveller melakukan Backpacker akan sangat berpengaruh terhadap cara pandang dan prilakunya sehari-hari. Untuk itu disini akan mengupas sebagian alasan Backpacker yang dapat merubah cara pandang mereka. Dan dengan alasan ini setidaknya akan dapat menambah wawasan kita tentang cara Travelling dengan Backpacker.


10 Alasan melakukan Backpacker


1. Backpacker Melatih Kita Menjadi lebih Mandiri

     Dengan Backpacker kalian tidak bisa hanya duduk manis dan menunggu sampai di tempat tujuan liburan dengan memanfaatkan jasa travel. Hal itu tidak akan kalian temui jika liburan dengan cara Backpacker. Sebagai seorang Traveller yang melakukan Backpacker dituntut untuk melakukan itu semuanya secara mandiri. Kita harus bisa mempersiapkan segala sesuatunya dari sebelum Travelling, ketika Travelling, dan sesudah Travelling.

   Semuanya itu harus kita tata agar nanti kegiatan Travelling berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Jadi secara tidak langsung Travelling dengan cara Backpacker akan menjadikan kita lebih mandiri dan dapat merubah cara pandang kita tentang kemampuan diri untuk mampu bertindak dan berfikir lebih dari biasanya.

Contoh dari kemandirian ketika melakukan Backpacker
- Backpacker akan menentukan sendiri kemana akan melakukan Travelling
- Backpacker dapat memilih kendaraan transportasi apa yang akan digunakan?
- Backpacker akan memilih rute mana sesuai dengan keinginan mereka apakah melewati rute yang biasa atau tidak biasanya?
- Dan tindakan lainnya yanh dilakukan secara mandiri.


2. Backpacker Melatih Kita untuk Bekerjasama

  Backpacker tidak selamanya dilakukan sendirian, namun dapat juga dilakukan dengan dua orang atau lebih. Jadi apabila kita melakukan Backpacker dengan teman atau orang lain, maka kita dituntut untuk bisa bekerjasama agar nantinya Travelling yang kita lakukan tidak mengalami masalah. Karena dengan bekerjasama semuanya akan berjalan dengan mudah.

Contoh kerjasama ketika melakukan Backpacker
- Ketika menuju ke lokasi wisata maka saat mengendarai kendaraan ada yang membantu untuk mengarahkan menggunakan panduan dari GPS
- Backpacker akan berkerjasama mendirikan tenda ketika camping
- Backpacker akan berkerjasama untuk saling membantu dalam pemenuhan kebutuhan finasial ketika Travelling

Lihat 10 Alasan Backpacker untuk Merubah Cara Pandang Kita
Travelling ke Taman Nasional Baluran


3. Backpacker Melatih Kita Merencanakan Sesuatu

Sebelum seorang Traveller melakukan Backpacker, mereka akan merencakan terlebih dahulu semuanya. Dan hal ini sangat berbeda ketika kita menggunakan jasa travel, yang mana segala kebutuhan dan kegiatannya sudah diatur oleh pihak travel dan kita hanya tinggal mengikutinya tanpa bisa merubah sama sekali.

Perbedaan itulah yang membuat kita sebagai seorang Traveller yang melakukan Backpacker harus mempersiapkan perencanaan Travellingnya sendiri agar sesuai dengan yang diinginkan dan dengan cara mereka sendiri.

Contoh Perencanaan ketika melakukan Backpacker
- Merencanakan barang apa saja yang akan dibawa dan biasanya ketika backpacker barang bawaan disesuaikan dengan tujuan liburannya, apakah ke pantai, gunung, wahana dan lain-lain
- Merencanakan tujuan wisata mana saja yang akan dikunjungi dan tidak jarang juga terdapat perubahan rencana tujuan liburan
- Membuat rencana cadangan a, b dan seterusnya.


4. Backpacker Melatih Manajemen Waktu

Melatih kemampuan kita untuk bisa melakukan manajemen waktu ketika backpacker ke beberapa tempat wisata. Terlebih apabila Travelling tersebut ke tempat yang jauh dan waktunya sangat terbatas. Karena jika Travelling dengan Backpacker ke tempat yang jauh tentunya segala kebutuhan Tiket pulang dan pergi sudah dipesan sebelumnya.

Dan dengan menyesuaikan Tiket tersebut maka kita dituntut untuk bisa mengatur waktu secara efektif dan efisien agar bisa kembali sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

Selain itu ketika kita Travelling menggunakan kendaraan juga harus mempertimbangkan lama perjalanannya agar nanti bisa disesuaikan ketika berangkat ataupun kembali pulang.

Contoh Manajemen Waktu ketika melakukan Backpacker
- Mengatur waktu keberangkatan dan kapan untuk kembali pulang?
- Mengatur seberapa lama untuk mengeksplor satu lokasi wisata agar nanti wisata lainnya juga bisa tereksplor
- Mengatur jadwal istirahat ketika perjalanan jauh
- Dan lain sebagainya yang berhubungan dengan Manajemen Waktu ketika Backpacker.


5. Backpacker Melatih Manajemen Keuangan



Ini dia alasan yang menurut banyak orang, Mengapa lebih memilih melakukan Travelling dengan Backpacker? Memang benar adanya kalau Backpacker itu lebih bisa menghemat cost daripada Travelling menggunakan jasa travel agent.

Namun bagi pecinta Backpacker ini bukanlah hal utama karena bisa saja cost melakukan Backpacker menjadi lebih besar apabila terjadi sesuatu yang tidak diharapkan ketika Travelling. Karena maklum saja semuanya mulai dari hal yang terkecil sampai yang terbesar kita sendiri yang akan mengatasinya.

Kemampuan Manajemen Keuangan ini untuk mengatur anggaran yang kita bawa dan memanfaatkannya semaksimal mungkin. Untuk itu seorang Traveller yang melakukan Backpacker ke suatu tempat secara tidak langsung mengatur semua pengeluarannya agar tidak sampai membengkak karena semua kebutuhan selama perjalanan kita sendiri yang mengatur.

Contoh Manajemen Keuangan ketika melakukan Backpacker
- Mempersiapkan semua anggaran mulai dari Tiket, Akomodasi, Makanan, dan lain-lain selama Travelling.


6. Backpacker Melatih Komunikasi

Travelling dengan cara Backpacker secara tidak langsung akan melatih komunikasi kita selama perjalanan. Dan hal ini seringkali tidak kita sadari mengingat ketika Backpacker kita akan bertemu dengan banyak orang baru dan terkadang berbeda bahasanya juga berbeda dengan bahasa kita sehari-hari.

Ketika kita menemui kendala tentang bahasa kita sebisa mungkin menjelaskan kepada mereka supaya mengerti maksud dari perkataan kita. Namun apabila kita kesulitan menjelaskan dengan bahasa verbal maka bahasa non verbal bisa menjadi solusi agar komunikasi kita bisa terjadi.

Pemakaian bahasa non verbal ini sangat membantu komunikasi kita ketika mengalami kendala dalam persamaan bahasa yang digunakan. Penggunana bahasa non verbal ini bisa dilakukan dengan gerakan tangan, ekspresi wajah, menyentuh barang-barang tertentu, menunjukkan gambar dan lain-lain dengan tujuan agar mereka mengerti maksud dan tujuan kita.

Contoh Komunikasi ketika melakukan Backpacker
- Ketika saat Travelling berkomunikasi dengan orang yang memiliki bahasa yang berbeda dengan bahasa kita sehari-hari
- Ketika saat Travelling bertemu dengan orang yang memiliki gaya bahasa berbeda
- Dari semua keadaan itu kita tetap harus dituntut untuk bisa menyampaikan maksud kita dan bahasa non verbal menjadi solusinya

Lihat 10 Alasan Backpacker untuk Merubah Cara Pandang Kita
Ketika Travelling ke Kota Tua Jakarta


7. Backpacker Melatih Cara Bersosialisai
Sebisa mungkin ketika Travelling dengan cara Backpacker harus bisa membaur dengan orang-orang disekeliling kita. Karena dengan begitu kita bisa mengerti kegiatan mereka dan akan semakin menambah teman ataupun relasi di semua tempat yang pernah kita kunjungi. Dan semakin banyak orang yang kita jumpai maka semakin berpengaruh pula cara bersosialisai kita dengan orang lain.

Contoh Bersosialisai ketika melakukan Backpacker
- Ketika menanyakan suatu tempat maka kita harus bisa bersosialisasi dengan orang lain agar bisa sampai ke tempat tujuan yang dicari
- Bersosialisasi dengan warga sekitar wisata ataupun dengan sesama Traveller yang bertemu di satu tempat yang sama

8. Backpacker Melatih Cara Berprilaku

Seorang yang melakukan Travelling dengan Backpacker akan merubah prilakunya terhadap semua aspek, baik itu cara mengelola keuangan, cara manajemen waktu, cara berbicara, menyikapi alam, dan lain sebagainya. Semuanya itu sangat kompleks dan hal itu akan merubah perilaku kita untuk lebih bijak lagi menyikapi semua hal.

Dari pengalaman selama Travelling secara perlahan karakter kita akan terbentuk dan mengelolanya menjadi hal yang lebih positif. Karena dengan Travelling ada banyak hal yang bisa kita pelajari.

Contoh berprilaku ketika melakukan Backpacker
- Dengan Backpacker kita lebih memperhatikan etika kita, baik itu cara bicara dan tingkah laku. Karena kita itu adalah orang asing jadi kita harus pandai menjaganya
- Selain etika dengan sesama manusia, kita juga nantinya akan menjaga etika dengan alam seperti tidak lagi membuang sampah sembarangan, merusak alam sembarang dan hal lain yang tidak boleh kita lakukan.
- Ketika kalian melihat sampah di suatu tempat yang indah dan asri maka secara tidak langsung kita berfikir untuk tidak melakukannya dan Stop untuk buang sampah sembarangan.

Prilaku yang tidak menunjukkan 

9. Backpacker Melatih Beradaptasi

Kemampuan beradaptasi oleh seseorang ketika Travelling dengan cara Backpacker sudah tidak diragukan lagi. Mereka yang pernah melakukan Backpacker akan dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru ataupun beradaptasi dengan kondisi alam yang berubah ubah. Kemampuan beradaptasi ini bukan hanya didapat begitu saja namun semuanya melalui proses yang panjang sehingga mereka akan bisa bisa beradaptasi dalam kondisi apapun.

Selain itu kemampun beradaptasi ini juga bisa disaat masalah kondisi keuangan yang menipis dan waktu yang terbatas. Setiap masalah tersebut akan dicarikan alternatifnya saat itu juga dan semuanya dapat disesuaikan dengan kondisi saat itu.

Contoh Beradaptasi ketika melakukan Backpacker
- Kita akan beradaptasi dengan lingkungan baru dan orang-orang baru karena ketika Backpacker kita akan menemui hal tersebut
- Ketika kondisi cuaca tidak bersahabat membuat kita akan melakukan semua cara agar bisa melewatinya
- Kondisi keuangan yang menipis dan waktu yang terbatas seakan menjadi makanan sehari-hari ketika melakukan Backpacker.


10. Backpacker Melatih Berfikir Fleksibel dan Kreatif

Perencanaan yang kita buat bukannya suatu kepastian yang harus kita lakukan, tetapi itu adalah sebuah gambaran untuk mempermudahkan kita saat Travelling. Untuk menyikapi rencana tersebut kita harus bisa berfikir fleksibel dan kreatif dengan kondisi yang sebenarnya. Karena ketika kita Travelling hal-hal yang diluar dugaan kita akan muncul jadi kita harus bisa menemukan solusinya dengan berfikir terbuka.

Contoh Berfikir Fleksibel dan Kreatif ketika melakukan Backpacker
- Ketika menemui masalah saat Travelling jangan putus asa dan terpaku pada satu aturan saja, seorang Traveller akan bisa menemukan solusinya dan biasanya "Out of the box"

Alasan-alasan diatas tentang Backpacker hanyalah dasarnya saja, namun jika ingin mengupasnya lebih jauh satu halaman saja tidak cukup untuk membahas satu alasan tersebut. Setidaknya dari 10 alasan Backpacker tersebut dapat mengubah cara berfikir kalian tentang Travelling dan cara pandang kita. Jadi jangan ragu untuk melakukan Travelling dan rasakan apan yang akan terjadi nanti?


EmoticonEmoticon